Kumis Kucing2

Kumis Kucing atau kidney tea plants / java tea (Inggris), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur), giri-giri marah (Sumatera),  atau songot koneng (Madura) dalam bahasa ilmiah sering disebut dengan Orthosiphon stamineus Benth, adalah tumbuhan liar berbatang basah berbentuk empat persegi dan mudah dipatahkan dengan tinggi sampai 1.5 / 2 m, biasanya tumbuh diladang, di tepi sungai, atau juga ditanam sebagai tanaman hias bahkan dibeberapa daerah dijadikan sebagai tanaman perkebunan. Tanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Australia.

Menurut beberapa ahli farmasi kumis kucing bermanfaat untuk mengatasi infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih, kencing batu, batu kantung empedu, dan sebagai antipiretik  dengan komponen yang berkhasiat Eupatrin, sinensetin, 3-hidroksi-tetrametil flavon dan siphonol A-E. dan cara meramunya Kumis kucing dan meniran, masing-masing 30 gram, direbus. Setelah dingin airnya diminum.

Selain itu kumis kucing sering juga dipakai masyarakat sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan batuk encok, masuk angin dan sembelit, sedangkan di India biasa digunakan untuk mengobati rematik.

Copy of kumis kucingKlasifikasi tumbuhan Kumis Kucing :
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Keluarga : Lamiaceae
Genus : Orthosiphon
Spesies : Orthosiphon spp.

Cara penanaman Kumis Kucing tergolong mudah yaitu dengan cara stek / batang atau sering juga disebut dengan perbanyakan cara vegetatif, potong batang kumis kucing dari pohon yang tumbuh normal pilih batang yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua dengan panjang kurang lebih 15 cm dan minimal berbuku 2, untuk mengurangi penguapan air buang sebagian daun, kemudian tanam stek tersebut kalau bisa tanam ditanah yang telah diolah/diberi pupuk organik sedalam kurang lebih 20 cm, sirami dengan air 2 kali dalam sehari atau tergantung cuaca dan hujan serta usahakan kelembaban tanah jangan sampai kering. waktu penanaman yang baik adalah pada musim penghujan.

Menurut beberapa informasi, ternyata kumis kucing merupakan salah satu komoditi export dengan tujuan export Singapura, Amerika dan Eropa. Namun lepas dari semua itu ternyata dari beberapa pendapat ahli farmasi dan herbal kumis kucing layak di jadikan obat atau pun obat pendamping.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Oleh: sufuzimkh | 26 Oktober 2010

DAUN HANTAP OBAT UNTUK PANAS DALAM

Hantap,  (nama  yang  populer  di  wilayah Tasikmalaya, di wilayah lain mungkin mempunyai nama yang berbeda) merupakan tumbuhan yang dapat tumbuh di iklim tropis seperti indonesia, menurut teman penulis hantap termasuk jenis tumbuhan Sterculiaceae dengan nama Sterculia campanulata Wall tapi ada juga teman yang memberi nama Sterculiaceae urceolata Smith ( nama yang betul versi latinnya penulis kurang tahu, yang jelas tumbuhan tersebut di tempat penulis populer dengan nama hantap )

DSCI0569

Penanamnya pun tergolong mudah hanya dengan memotong batangnya yang masih berdaun kemudian ditanam di tanah, cocok ditanam di musim hujan agar mudah tumbuh dan dapat tumbuh cukup lama sampai tahunan. Daun hantap berdasarkan pengalaman penulis dapat dijadikan obat untuk panas dalam, saryawan, bibir pecah-pecah, atau juga dapat digunakan untuk mengobati sakit kencing yang diakibatkan oleh panas dalam.

Cara pengolahanya pun cukup mudah, yaitu sebagai berikut ;

  • Sediakan 4 – 5 lembar daun hantap, bersihkan terlebih dahulu agar tidak ada kotoran yang menempel;
  • sediakan air masak dingin kurang lebih 2 – 3 gelas;
  • kemudian remas – remas daun hantap di air masak sampai lendir di daun hantap larut di air, seterusnya saring air larutan lendir hantap tersebut untuk membuang ampas / sisa daun yang masih tersisa;
  • setelah di saring air daun hantap telah siap diminum, penulis biasa minum air tersebut jika terasa penyakit seperti di atas pada pagi hari dan  malam hari.

Sesudah meminum air daun hantap biasanya sering sering buang air kencing, dan itu hal yang wajar menurut pengalaman penulis.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

DSCI0567 sumber : www.tirkahflamboyant.wordpress.com

Oleh: sufuzimkh | 23 Oktober 2010

Dari Waktu Ke Waktu

Lihat aceng_mkh

 

 

Oleh: sufuzimkh | 16 Desember 2009

SELAMAT TAHUN BARU 1431 HIJRIAH

Tepat tanggal 18 Desember 2009 hari Jum’at Kliwon umat Islam akan merayakan tahun baru Hijriah 1431 H, berbeda dengan tahun Masehi / Syamsiah yang bepatokan pada Matahari, tahun baru Hijriah berpatokan pada perputaran bulan terhadap Bumi, sehingga jumlah hari pada tahun  Hijriah / Qomariah lebih sedikit jika dibanding dengan jumlah hari pada tahun Masehi.

Jumlah hari dalam satu bulan pada tahun Hijriah adalah  29 dan 30 hari sementara pada tahun Masehi 28 / 29, 30 dan 31 hari.

 

Menurut beberapa keterangan, penanggalan tahun Hijriah itu  mulai digunakan pada zaman  Khalifah Umar Bin Khathab ( Khalifah Ke 2 setelah Abu Bakar Sidiq meninggal dunia ) dengan dasar hitungan awal bulan Hijriah dari waktu hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah Ke Madinah.

Jika benar penanggalan tersebut berarti peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW  tersebut terjadi sekitar 1.430 tahun yang lalu versi tahun Hijriah.

 

Namun yang paling penting menurut saya dalam menyongsong tahun baru sekarang ini adalah, jadikanlah tahun baru Hijriah ini sebagai momen untuk meng-instrospeksi diri kita apa yang telah kita lalui dan lakukan pada tahun yang telah berlalu, dan jadikanlah cermin untuk melangkah pada tahun yang akan kita jalani untuk menjadi lebih baik.

 

Diakhir tulisan ini, saya mengucapkan selamat tahun baru Hijriah 1 Muharam 1431 H, semoga kita diberikan panjang umur, dilancarkan rejeki dan dikuatkan dalam Iman dan Taqwa kita, serta semoga tahun depan menjadi lebih baik dari tahun yang telah kita lalui.

Amin…………………….. !

 

Salam Kenal,

 

 

Aceng Mukhlish.

Oleh: sufuzimkh | 13 Desember 2009

MERENUNG

MERENUNG ……dan TERMENUNG !

 

Aku terlahir dari keluarga pinggiran dan kurang mampu, lahir pada tangal 11 Januari 1975, tepatnya di Cibeureum Kota Tasikmalaya, Sekolah pada SD N Siluman III dan SMPN 9 Tasikmalaya, kemudian melanjutkan ke STM N Tasikmalaya pada rumpun Otomotif lulus sekitar tahun 1994.

Selanjutnya bekerja pada sebuah perusahaan  Poultry di Tasikmalaya. Pada unit pemeliharaan kendaraan ( Mekanik Light Truck ).

 

Dengan tujuan untuk merubah nasib dan mencari pengalaman baru kemudian melanjutkan kuliah di sebuah Sekolah Tinggi swasta di Tasikmalaya pada Jurusan Bisnis Administrasi tingkat Diploma dan S1 Ekonomi Manajemen pada sebuah Universitas Swasta di Jakarta lulus pada tahun 2003.

Menikah dengan gadis asal Tasikmalaya sekitar tahun 2004 dan dikaruniai anak perempuan berusia kuran lebih 5 tahun.

 

Walaupun ekonomi  masih kekurangan dan serba pas-pasan dan pekerjaan ku yang kurang layak ( jika dibandung dengan basic pendidikan ku ) tapi aku bersyukur atas segala karunia ini, mungkin di luar sana masih ada orang yang lebih kurang dari pada saya, dan aku juga yakin  lebih banyak lagi orang yang ekonominya jauh melambung diatas saya.

 

Harapan ku semoga dimasa yang akan datang, aku dapat menemukan pekerjaan yang lebih sesuai dengan bidangku dan dapat lebih memenuhi/mencukupi kebutuhan keluarga.

 

Salam Kenal,

 

 

Aceng Mukhlish

Kategori

%d blogger menyukai ini: